Pancar glagas yang tenang, Sabar, Pendiam berubah marah dengan arogan. Tepatnya sekitar tahun 1990-2000 Sungai Pancar Gelagas mulai berubah. Sungai ini menjadi sungai musiman yaitu Tenang dikala Kemarau dan Kurang bersahabat dikala Musim Penghujan. Dikala musim Penghujan datang, penduduk Desa Bago terutama yang tinggal dikawasan bibir sungai pancar Glagas resah khawatir terjadi banjir. Kawasan yang berada dekat bibir sungai pancar glagas seperti Bago Kidul, Kerep bahkan desa tetangga dikawasan Gunggungan Lor dan sebagian Gunggungan Kidul terimbas keresahan dan selalu siaga dikala terjadi hujan.


Nah mungkin inilah yang disebut disetiap kejadian pasti ada maksud lain yang tersembunyi dengan kata lain ketika terjadi musibah maka sejalan dengan hal tersebut muncul anugerah. Semoga arus liar Pancar Glagas tidak mengamuk dan arogan lagi. Pemerintahan Desapun berusaha untuk tetap terus mengupayakan keamanan dan kenyamanan warga berkaitan dengan sungai pancar glagas ini. Mari bersama waspadai selalu arus liar Sungai Pancar Glagas dan jaga keseimbangan alam tentunya.......!!!!!!
Article By : H4N15
3 komentar:
5 Desember 2008 pukul 07.16
secara tidak sengaja aku nyasar alamat nih, kagetnya aku ternyata sebuah desa yang blm aku kenal.kasih tau dong lokasi tepatnya mana. belum lagi kayaknya ada sungai ya..???aku liat kayaknya sungai panjang yang indah tersebut buwat mandi juga pa anggak, msalae kalo liat detailnya sepertinya ada yang mau mandi cuman mungkin karena tau lo mau difoto jadinya gak mandi deh. ni cuman komentar kan, selamat dah bisa munculin info tentang tempat tinggalnya ,kasih tau dong ya alamat lengkapnya?
5 Desember 2008 pukul 12.41
Wah Adminnya kemana aja nih kok lama nggak muncul sampai-sampai komentarnya nggak di jawab??
Lagi sibuk ama si kecil yah??
12 Februari 2014 pukul 14.44
keren juga pemandangan sungai pancar glagas
Posting Komentar